Seorang kawan, Head of HR disebuah perusahaan, bercerita dalam 6 bulan ini telah mengalami beberapa kali kejadian kandidat yang sudah diterima berkerja kemudian tidak muncul pada hari pertama masuk kerja, tidak muncul lagi pada hari kedua, menghilang tanpa kesan setelah satu minggu, ada juga yang setelah menerima gaji pertama kemudian tidak masuk lagi. Jawaban dari pertanyaan ini bisa seribu satu mulai dari proses rekruitmen dan seleksi sampai dengan program orientasi karyawan baru. First thing first, proses rekruitmen dan seleksi adalah awal dari semuanya, seringkali perusahaan tidak memiliki JOB PERSONALITY PROFILE yang dibutuhkan sesuai karakter dari pekerjaan/ posisi, lingkungan kerja, atasan langsung dan budaya perusahaan. Berdasarkan JOB PERSONALITY PROFILE ini kemudian dipakai sebagai dasar seleksi kandidat untuk menemukan CANDIDATE PERSONALITY PROFILE yang cocok. Salam Hangat. COACH@Work.
Linkedin posted on November 3, 2016
Monday, December 12, 2016
Sunday, December 11, 2016
Bakat
Bakat adalah modal dasar kita dalam berkarier, kalopun kita dilahirkan tidak dengan taraf kecerdasan yang tinggi janganlah berkecil hati karena ternyata sukses karir kita lebih ditentukan oleh kompetensi, kesempatan, usaha dan doa. Seperti disebutkan oleh seorang atlit binaraga terkenal didunia, bakat mengarahkan dirinya untuk menekuni sebagai atlit binaraga, tetapi kompetensi, kesempatan, usaha dan kerja keras yang menyebabkan dia akhirnya bisa menjadi gubernur negara bagian di US.
Linkedin posted Nov 17, 2016.
Friday, December 2, 2016
Pola Karir Horisontal
Tahun 2001, setelah 5 tahun menjadi Training & Development Manager, Saya mendatangi Atasan, pamit mengundurkan diri karena mendapatkan pekerjaan baru disebuah Perusahan, menjadi HR Manager. Beliau bercerita tentang Bis Kota yang datang dan pergi di stasiun, tidak semua penumpang yang menunggu naik keatas bis yang lewat, sebabnya karena Bis sudah tidak muat, bisa juga karena masih ada yang ditunggu, sedang melamun, berpikir bahwa akan datang Bis berikutnya, dsb.
Selanjutnya Atasan Saya menjelaskan bahwa Kesempatan Karier tidak Sama dengan Bis Kota, datangnya tidak menentu, ketika dibutuhkan tidak datang-datang, tetapi ketika sedang nyaman dipekerjaan, godaan datang bertubi-tubi. Singkat cerita, Beliau mengijinkan Saya untuk mengundurkan diri. Cerita diatas ingin menggambarkan bagaimana Pola Karir Horisontal terjadi, dimana Saya melakukan pengembangan diri dengan pindah keperusahaan lain dengan Bisnis yang berbeda. Perspektif Pola Karir disini adalah dari sudut Karyawan. Kita dapat membangun Karier sesuai Bakat, Kemampuan, Kesempatan, Usaha & Doa. Salam Hangat. COACH@Work.
Linkedin Posted on November 15, 2016
Subscribe to:
Posts (Atom)