Saturday, September 5, 2020

Past, Present, Future.

Seorang teman, stress memikirkan dosa-dosa masa lalu, pada waktu menjadi pejabat sering menerima uang dari suplier, ini kan rezeki dia tidak pernah meminta, namun karena uang panas penggunaannya juga tidak karuan, dia terjebak kehidupan bebas dan judi.

Seorang mahasiswa semester akhir, juga stress memikirkan masa depannya, tahun depan dia terancam tanpa status atau menambah jumlah pengangguran, apalagi jaman covid 19, banyak perusahaan phk karyawannya dari pada menerima karyawan baru.

 


Banyak orang terpaku pada masa lalu (past) ataupun masa depan (future). Masa lalu sudah berlalu, sudah tidak dapat dirubah lagi. Masa depan belum pasti karena belum terjadi. Kita hidup pada masa kini (present), apa yang kita lakukan saat ini menentukan apa yang akan menjadi masa lalu (sebagai hasil), dan juga menentukan masa depan (sebagai akibat). 

Salam Hangat. COACH@work.

 

Friday, September 4, 2020

Covid 19 Dan Makna Hidup

Akhir-akhir ini penderita Covid 19 di Indonesia terus bertambah dengan angka yang menakjubkan. Rekor perhari sudah mencapai lebih dari 3000 orang. Saat ini kalo ingin keluar rumah membeli kebutuhan di Supermarket atau Mall semakin ngeri-ngeri butuh. Disiplin menggunakan masler, menjaga jarak dan mencuci tangan terlihat menurun. Pake masker tapi tidak menutupi mulut dan hidung, melepas masker ketika sedang berbicara dengan orang lain, dsb. Yang lebih parah segala ancaman hukuman bila melanggar seakan-akan seperti angin lalu. Nampaknya orng-orang sudah bosan dan apatis.

 


Makna hidup adalah alasan keras untuk mencapai tujuan dan melakukan langkah-langkah yang dibutuhkan agar tujuan hidup tercapai. Menghadapi Covid 19 ini, saya membuat tujuan untuk tetap hidup sehat tidak terjangkit penyakit ini dan dengan disiplin mengikuti langkah-langkah yang diperlukan agar tujuan itu tercapai, karena ada tanggung jawab sebagai seorang Ayah yaitu menikahkan anak perempuan saya dengan jodohnya, saya juga berkeinginan untuk memiliki cucu dan merasakan sensasi sebagai seorang Kakek. Betapa menyedihkannya apabila ini tidak tercapai, saya akan menyesal dan kecewa sekali bila ini tidak tercapai.

 

Teman-teman sekalian, mari kita temukan makna hidup agar bisa terlepas dari wabah covid 19, temukan alasan kenapa harus tetap sehat dan hidup, pikirkan bagaimana kecewanya bila tidak tercapai. Salam Hangat. COACH@work.

Thursday, September 3, 2020

Cara Praktis Menemukan Makna Hidup

Pada Desember 2003 s/d April 2004, saya menderita penyakit Kanker dan mengalami perngobatan berupa operasi dan kemoterapi. Penuturan berikut berdasarkan pengalaman pribadi menerapkan Logoterapi seperti yang pernah saya pelajari ketika kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Kang Hana dosen yang memberikan materi ini sangat membekas untuk saya, tidak diduga saya akan menerapkannya untuk diri sendiri.

 

Viktor Frankl, seorang psikiater, korban kamp konsentrasi Nazi tetap bertahan hidup dengan tetap memiiki pemikiran yang positif, yang dipenjarakan dan disiksa fisiknya, tetapi pikirannya tetap bebas. Selama pengobatan kanker, goals saya adalah bisa sembuh, saya menemukan alasan kuat untuk bisa melewati masa-masa sulit adalah keinginan saya untuk mendampingi dan membesarkan anak perempuan saya, Gika namanya, saat itu masih berusia 8 tahun, saat ini telah berusia 24 tahun, hidup mandiri, lulus Sarjana Teknik Kimia tiga tahun lalu, telah berkerja disebuah perusahaan konsultan sebagai Junior Engineer. 

 

 


 Makna Hidup adalah alasan kuat untuk mencapai Goals, biasanya berkenaan dengan seseorang, bisa orang tua, mertua, anak, keponakan, cucu, cicit. Bisa juga hal lain yang untuk kita sangat berharga, seperti ketika masa kemerdekaan, para pahlawan rela berkorban demi ibu pertiwi, demi kehidupan anak cucu yang lebih baik.

 

Salam Hangat. COACH@work.