Tuesday, September 1, 2020

Strategi menghadapi PHK.

 Suatu sore sesuai jadwal, HRD/ Atasan mengundang untuk bertemu ingin membicarakan suatu hal yang penting, ternyata yang disampaikan adalah Perusahaan meminta karyawan untuk mengundurkan diri, dengan kata lain di PHK. Bagaimana kita harus bersikap ?

 

 


 Yang pertama, TETAP TENANG, jangan emosi, kendalikan diri, ajukan pertanyaan kepada HRD/ Atasan, apa latar belakangnya, jangan bersikap defensif ketika mendaptkan penjelasan, terima saja sebagai informasi. Berikutnya tanyakan, kapan waktu berlakunya PHK dan apa yang dberikan perusahaan (Sisa Gaji, Pesangon, Sisa Citi, dsb), usahakan minta dalam berbentuk tertulis agar bisa menjadi pegangan dikemudian hari. Minta dibuatkan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) yang ditanda tangani kedua belah pihak diatas meterai.

 

Yang kedua, bersikaplah KOOPERATIF, kebanyakan perusahaan menyukai bila karyawan bersikap kooperatif, dengan demikian diharapkan bisa mendaptkan paket PHK secara maksimal. Tetap bina hubungan baik dengan HRD/ Atasan. Ingat, untuk mendaptkan pekerjaan lain, bisa jadi kita membutuhkan referensi/ rekomendasi dari mereka.

 

Salam Hangat. COACH@work.

Kebutuhan Pengakuan Pasca Pensiun

Sebut saja namanya Bp. X, seorang pensiunan pegawai swasta, untuk mengisi waktu luang selama musim Covid 19, mencoba membantu istri mengerjakan urusan rumah tangga, kalau ada peralatan yang rusak maka akan diperbaiki sendiri semaksimal emampuannya. Setiap selesai memperbaiki satu alat rumah tangga, maka akan menerima ucapan terima kasih dari sang istri dan keceupan dipipi kanan kiri.

 

 

Pasca pensiunan sebagai seorang manajer disebuah perusahaan swasta sekitar 3 tahun yang lalu, walaupun mendapatkan uang pensiun yang mencukupi tetapi merasa ada yang hilang selain aktifitas rutin sehari-hari, dia merasa harga dirinya hilang dan merasa menjadi mahluk yang tak berdaya, tidak ada lagi penghormatan dari para karyawan yang biasa dia terima selama berkerja. Mungkin ini yang dinamakan post power syndrome.

 

Salam Hangat.COACH@work

Goals & Makna Hidup

Goals adalah target apa yang akan dicapai. Contoh seorang Salesman memiliki goals untuk target penjualan sebesar 150 juta perbulan. Makna hidup ialah alasan kenapa Salesman ini mencapai target setiap bulan. Ketika ditanya Salesman ini menjawab bahwa dia berkerja keras mencapai target karena ingin menyekolahkan tiga anaknya disekolah terbaik dan memberikan kehidupan yang layak kepada keluarganya, ini selalu dipikirkannya pada saat bekerja mengejar target setiap bulan. Bayangan keluarganya tidak hidup dalam kondisi yang baik mendorong dirinya untuk terus berusaha dan berkerja keras.

 


 

Memiliki goals dalam berkerja adalah sangat penting, karena ini akan memberikan arah dalam kita berkerja. Namun menemukan alasan kuat agar goals itu tercapai akan memberikan dorongan untuk terus berusaha dan berkerja keras serta bertahan dalam situasi sulit seperti dewasa ini.

 

Salam Hangat. COACH@work.